Jika Tuhan Itu Ada, Pasti Manusia Tidak Sepintar Sekarang

Nazie Anaz | 10.25 |
Hati-hati membaca tulisan ini. Karena tulisan ini bukanlah hasil karya penelitian ilmiah, bukan pula hasil ijtihad para ulama. Tapi hanyalah pendapat saya pribadi. Jadi sebaiknya gunakan nalar anda tanpa membawa-bawa iman.

Maksud dari judul saya diatas adalah, karena saya sudah sangat bosan mendengar jawaban-jawaban peng-khotbah agama tentang segala sesuatu itu disebabkan oleh Tuhan. Apakah tidak ada jawaban lain selain itu..? Atau karena kita memang sudah malas untuk berpikir, malas belajar, atau malas untuk mencari tahu..?

Sekarang kita bisa tahu bahwa Stunami itu adalah kejadian gempa bumi atau runtuhnya lempengan bumi yang berada di dasar laut hingga mengakibatkan air laut terhempas ke darat. Semakin besar lempengan bumi yang runtuh, maka volume air yang terhempas ke darat akan semakin besar pula, bahkan bisa sampai menimbulkan korban. Seperti Stunami yang pernah terjadi di Aceh. Dari mana kita tahu penjelasan tentang stunami itu.? Penjelasan itu diperoleh dari para ilmuwan yang telah melakukan penelitian tentang kejadian tersebut. Lalu mengapa mereka melakukan itu.? Karena mereka tidak percaya bahwa Stunami itu adalah bentuk murka Tuhan seperti yang telah dijawab oleh peng-khotbah agama.

Bayangkan seandainya mereka percaya begitu saja bahwa Stunami adalah bentuk murka Tuhan, mungkin sekarang tidak akan pernah tahu Stunami itu apa. Sebabnya apa. Daerah mana saja yang saat ini rentan terjadi gempa bumi hingga rawan menimbulkan Stunami. Hingga, cara apa yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya korban bila gempa atau Stunami datang.

Itu baru satu hal. Bayangkan juga seandainya manusia percaya begitu saja jika sakit itu adalah karena Tuhan sedang menghukum manusia. Mungkin kita tidak akan pernah tahu apa itu penyakit demam, penyakit malaria, penyakit kanker, dan penyakit lainya. Mungkin kita tidak pernah tahu apa obatnya, bagaimana mencegahnya. Banyak lagi hal-hal yang lain. Bayangkan seandainya manusia percaya begitu saja bahwa semua fenomena yang terjadi di alam ini adalah karena Tuhan, mungkin selamanya manusia akan tetap bodoh.

Mulai sekarang marilah kita berhenti mengganggu Tuhan dengan membawa-bawanya untuk menjelaskan semua itu. Biarkan Tuhan nyaman di singgasananya, karena Tuhan memang tidak mengerti apa-apa dengan klaim-klaim manusia yang malas untuk berpikir, malas mencari tahu dan belajar.


Postingan yang Bersenggama



Comments
14 Comments

14 komentar :

  1. manusia akan mudah lupa sekiranya diberi kesenangan duniawi..

    BalasHapus
  2. itulah manusia...bahkan manusia juga mudah lupa sekiranya dia tidak tahu apa-apa.

    BalasHapus
  3. ..jadi mikir kita, pi perlu diapain gitu tulisannya biar gk bikin keder.

    BalasHapus
  4. Age Putra Petir@ diapain ya,? mungkin dikasih saus ama kecap dikit biar sedap...hehee..
    Makasaih udah mampir...

    BalasHapus
  5. bukanlah dua hal yang berbeda itu tak berhubungan, bisa jadi dua hal itu sangat berhubungan. Tuhan yang menciptakan virus, bakteri-bakteri patogen yg menyebabkan sakit, dan tidak semua tergantung Tuhan memang. semuanya tergantung manusia sendiri bagaimana menjaga kebersihan hidupnya. tapi tak bisa dipungkiri juga, bahwa sakit merupakan ujian atau cobaan dari Tuhan, dengan media sakit yg disebabkan oleh virus, bakteri dll yg merupakan makhluk tuhan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. seandai tdk ada Adam AS tercipta, tdk akan ada virus2,bakteri2 dll krena buminya saja tdk ada yg menghuni. Setelah smua berjalan,manusia berkata ini, itu,compalin ini,complain itu.

      Hapus
    2. Ada ayah-Ibu sudh capek2 miring sana-miring sini utk cipta-in buah hati. Setelah buah hati jebrol dan besar, si buah hati teriak sana-sini,complain sana-sini, ayah-ibu-nya di complain habis2-an...cukup ortu berkata dasar anak doraka tapi tetep segitu-nya kasih sayang sang Ibu-ayah. Begitu juga Alloh, cipta-in hyumen, hyumen sudh bsar, sang pencipta di complain sana-sini habis2-an. Cukup sang pencipta bilang dasar penghuni nar, tapi tetep segitunya sang pencipta kasih dia buah2-an,ikan,nasi,laut dll.

      Hapus
  6. iya...saya sependapat dengan @Halawiyah Turmudzi..

    BalasHapus
  7. Hati2 dg faham yahudi yg hanya mengandalkan otak saja...

    BalasHapus
  8. Ini bukan paham yahudi....tapi ini hanya paham saraf mas brow...

    BalasHapus
  9. lampu bisa menyala dan meledak karena ada arus listrik yg berlebih,tapi manusia tdk mampu menjelaskan bagaimn bentuk, wujud arus lisrik itu. Begitu jg bencana dll yg Alloh firman itu dari perbuatan manusia sndiri. telah nampak kerusakn di darat maupun laut di sebabkan perilaku manusia. Tapi tdk nyata perilaku mnusia yg sperti apa yg menyebabkn sunami datang. Klw qita iman percaya sm firman-Nya, dpt 2 keuntungan: iman menebal,ada oleh2 yg akan di jemput kelak di akhir juga dapat sekedar pengetahuan tentang lempeng bergeser. Klw hanya percaya sm lempeng yg bergeser, yasudh seperti itu saja,gaji dia tidak naik dan yang diuntungkan adalah para peneliti lempeng yg smakin dapat massa pendukung,karir-nya akan meroket dan gajinya pasti akan di naikkan untuk penelitian2 selanjutnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau wujud arus listrik yg mengalir pada konduktornya seh memang susah dilihat secara visual apalagi secara kasat mata,tapi dengan kalkulasi dan bantuan alat seperti ampere meter,volt meter dsb yg masih berfungsi dgn baik,qta bisa memastikan bahwa disana ada arus listrik yg mengalir.berarti kalau hanya ARUS listrik kita pasti bisa membuktikan keberadaanya dan kenyataannya tidak bisa dipungkiri.

      Hapus
  10. Ajaran iblis..

    BalasHapus

Silahkan tulis komentar atau sumpah serapah anda disini.
Belum tahu cara berkomentar? klik saja DISINI