Buat Saya Uang Jauh Lebih Berharga Dari Pada Agama

Nazie Anaz | 22.19 |
Saya ingin jujur-jujur saja.
Bagi saya uang jauh lebih penting dari agama
Karena saya tidak bisa hidup tanpa uang. Karena nyaris setiap sisi kehidupan saat ini tidak ada yang bisa bebas dari uang. Bahkan agamapun tidak bisa hidup tanpa uang.

Tanpa uang, saya bisa mati mendadak.
Tapi tanpa agama, saya tetap bisa hidup dan berprestasi.
Ini kenyataan!

Fungsi agama bagi saya saat ini hanya sebagai pengaman dan pelengkap hidup.
Pengaman dalam arti agar saya aman secara sosial. Agar saya tetap diterima dan tidak diburu oleh masyarakat. Karena syarat untuk bisa diterima dalam maysarkat negara terbelakang seperti Indonesia adalah penduduknya wajib beragama. Dan ukuran baik buruk seseorang dalam masyarakat juga adalah beragama.

Kemudian fungsi lain agama bagi saya saat ini adalah untuk menyalurkan hobi. Yaitu hobi diskusi.

Apakah ini artinya saya merendahkan agama?
Sama sekali tidak. Karena agama itu memang sudah rendah dari awalnya.
Karena agama itu pada mulanya adalah kebudayaan masyarakat primitif. Sebuah kebodohan akan pemahaman hidup lalu dipuja dan disembah sebagai sesuatu yang benar-benar nyata dari zaman ke zaman secara temurun. Padahal hanya sebuah penyakit kejiwaan yang menyamar sebagai dewa penyelamat.

Lalu apakah ini berarti saya seorang materialis? Pemuja materi?
Sama sekali tidak. Karena selain pemuja akal, saya juga pemuja hati. Pemuja cinta. Dan hati, cinta, adalah bahasa Universal manusia. Mata uang asli yang selalu laku dan dirindukan dimana-mana, sampai kapanpun.

Dan itu? Jauh lebih berharga dari agama.



Postingan yang Bersenggama



Comments
9 Comments

9 komentar :

  1. Hehehe.....posting anda cukup berani disini, dan saya salut & patut untuk unjuk jempol (two thumbs up)buat anda.

    Apapun itu alasannya, anda berhak untuk memiliki pandangan yang berbeda tentang agama.

    Happy Blogging

    BalasHapus
  2. Memang begitulah adanya mas brow....

    Trimakasih kunjunganya...

    BalasHapus
  3. Anda akan kecewa setelah mati...dg ucapan ini...tunggu saja waktunya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimaksih atas nasehatnya mas/mbak brow...

      Hapus
  4. Ada sekumpulan anak pecinta alam sperti biasa mreka mmbw bekal dan yg paling penting mreka bw uang untuk bisa survive di atas sana. Ada satu yang tidak mau membawa apa2, bahkan satu lembar uang kertaspun dia tdk bw (padahal ringan)atas asumsi di atas tidak akan ada warung indomie dll. teman2-nya sudh capek mbilangin dia di atas sana pasti ada warung indomie sm sperti di bwh krena udh ada yg pernah naik ke atas dn memang nyata di atas ada warung indomie. Dia tetap tdk mau bw uang. temannya ngasihpun dia tdk mau. yasudah asal nanti di atas jgn mrengek2 ngrepotin kami.
    Singkat cerita mreka naik & perbekalan makann udh habis slama naik dan trakhir tiba di atas hanya tersisa uang saja. Di jumpailah warung pecel pincuk Ibu Malik dan Pak Ridwan dan kasihn yang tdk bw uang.
    Nabi kata bawa bekal untuk negeri akhir sana dgn sholat dll dan saya tdk mau mempersiapkan itu bekal padahl itu bekal ringan sm ringannya membawa uang kertas satu lembar tapi nol-nya banyak. Singkat crita sampailah saya di akhir sana dan malah saya di keroyok krena tdk bisa suap Pak Malik dgn sholat dll.

    BalasHapus
  5. Si janin di kandungan bandel dia tidak mau di kasih tangan, kaki, mata, hidung, kepala dll. Dia teramat sangat yakin dengan plasenta. Ngapain ada tangan, kaki,kpala dll, wong yang berguna plasenta ini kok, terbukti klw plasenta ini q pegang, q tarik, saya kesakitan dan dunia saya ini kecil begini saya tlah diboongin sama orang di luar dunia saya katanya ada alam yang bernama daratan,lautan dll yg lebih luas, tapi mana, tdk ada itu smua. Wal hasil brojol ke dunia dan.....???...???....:-(
    Ngapain solat, dll wong ini ada uang dll cukup dunia saya begini. saya tlah di boongin sm yang namanya Nabi katanya ada negeri yg lebih luas.
    Pas brojol ke negeri akhir....???...???:-(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerita yang menarik mas brow...Si janin waktu di kandungan mintanya sama siapa itu ? Kira-kira kalau minta laptop di kasih gak ya ? biar bisa baca blog ini juga.

      Hapus
    2. janin tdk minta apa2, justru dia di kasih tangan dll.

      Hapus
  6. terlalu yakin sm Blog, kmarin matahari ber-percik sdikit saja,banyak gangguan maya di sana-sini.

    BalasHapus

Silahkan tulis komentar atau sumpah serapah anda disini.
Belum tahu cara berkomentar? klik saja DISINI