Mengapa Manusia Menciptakan Tuhan

Nazie Anaz | 19.01 |
Sejarah membuktikan pembicaraan tentang Tuhan telah menyita energi manusia sepanjang sejarah kemanusiaan. Sepanjang sejarah kebudayaan.

Sejarah telah mencatat, jutaan nyawa melayang untuk mempertahankan agar Tuhan tetap menang. Agar Tuhan tetap hidup. Manusia saling memperjuangkan agar Tuhan tidak kewalahan.


Tapi Tuhan tak pernah hadir.
Tuhan tak pernah menampakkan diri.
Selain hanya diciptkan manusia dalam hati dan pikirannya.
Dalam imajinasinya.

Kenapa Manusia Menciptakan Tuhan?

Manusia menciptakan Tuhan untuk menjawab naluri rasa takutnya akan misteri hidup yang tak pernah terjawab.

Manusia menciptakan Tuhan untuk melarikan diri dari kebebasannya untuk bertanggung jawab penuh atas segala kelemahan dan keterbatasan dirinya.

Manusia menciptakan Tuhan untuk menghibur dirinya dari kekosongan makna hidup.

Manusia menciptkan Tuhan untuk melepaskan dahaga harapannya akan sesuatu yang ideal. Sesuatu yang sempurna. Dengan kata lain, manusia menciptakan Tuhan karena tidak sanggup menerima kenyataan sebagaimana adanya. Rasa sakit psikologis selalu menghantuinya tanpa ada Tuhan dalam hati dan pikirannya.


Postingan yang Bersenggama



Comments
3 Comments

3 komentar :

  1. Ada tukang cukur diskusi sm pelanggannya.
    Tukang cukur: Mas, peyan percaya gk Tuhan itu ada?
    Pelanggan: Saya percaya Tuhan ada.
    Tukang cukur: Klw memang Tuhan ada kenapa Dia tdk mampu selesaikan itu lumpur lapindo, padahal sudah ribuan orang berdoa agar itu lumpur masuk lagi ke bumi dan selesaikan seabreg lagi masalah di negara qita.
    Tukang cukur: sampeyan salah mas, brarti Tuhan itu tidk nyata alias tdk ada.
    Pelanggan terdiam.
    Beberapa menit kemudian lewat orang dekil dgn rambut panjang kusut sedada dan baju-clana compang-camping.
    pelanggan: Bang, tukang cukur ada banyak ya di negara qita?
    Tukang cukur: Sampeyan ngomong apa, ya jelas banyak toh, di sini saja pesaing qu ada puluhan, ini baru se RW sini.
    Pelanggan: hehe...Abang gk lihat itu orang compang-camping kok di biarin tdk diurus rambutnya? kenapa puluhan tukang cukur di sini tdk mampu selesai-in rambut itu orang, kasihan kan Bang? berarti tukang cukur tidak nyata donk.
    Tukang cukur: lha...salah dia sndiri toh gk nyamper ke sini...
    pelanggan: Insya Alloh sperti itu juga bang, Tuhan itu nyata. Klw masih seabreg kasus menimpa manusia, jgn salahin Tuhan, manusianya yang tidak mendekat ke Tuhan.

    BalasHapus
  2. Sama hal-nya tikus nyiptain manusia...ada rumor hebat di kalangan tikus terkait penjebak tikus di atas rumah...
    tikus: manusia itu ternyata jahat, mau membasmi qita kalangan tikus...alih2 manusia telah bangun rumah untuk qita berteduh,ternyata....:-( mereka hadir dan menampakkan diri kalau sentreg bunyi...sungguh terlalu...

    BalasHapus
  3. Kenapa Tuhan selalu dipaksakan hadir dari cerita-cerita dongeng yang dirawat turun-temurun...

    lebih jelasnya simak juga
    yang ini

    BalasHapus

Silahkan tulis komentar atau sumpah serapah anda disini.
Belum tahu cara berkomentar? klik saja DISINI