Kenapa Umat Islam Lebih Mudah Terhina

Nazie Anaz | 21.25 |

Akhir-akhir ini kembali marak beberapa berita yang dianggap beberapa kalangan telah melecehkan agama. Apalagi berkaitan dengan agama Islam. Seperti munculnya film Innocence For Muslim yang menuai banyak kritik dan demonstrasi menentang film tersebut. Karena dianggap menghina nabi Muahammad dan umat Islam.

Mengapa Islam menjadi agama yang gampang sekali untuk dilecehkan. Dengan fenomena tersebut kenapa  umat Islam lantas beramai-ramai menggelar aksi-aksi penentangan yang luar biasa, sibuk mencari ayat-ayat untuk meng-adzab mereka yang telah dianggap melecehkan nabi dan Islam.

Itu karena yang mereka pahami tentang Islam sebagai agama, adalah berhala. Baik secara fisik maupun psikis. Islam bagi mereka adalah Kabah, Kuburan Muhammad dan para sahabatnya, Mesjid Nabawi, Fisik Alquran, dan kumpulan tubuh umat Islam. Bila salah satu dari artefak kebudayaan ini tersentuh, dijamah, apalagi diganggu oleh umat manusia, maka mereka serentak mengamuk seperti lebah menyerbu mangsa.

Begitu juga secara psikis. Bila wacana, bila teks-teks yang bernuansa Islam, bernuansa Arab, dikritik oleh manusia lain, maka serentak kalimat-kalimat tameng akan muncul: "Tolong jangan hina agama kami, janganlah menghina Allah dan RasulNya. Ini agama. Bukan maianan. Sadarlah. Tapi jika kalian tidak peduli, maka kami tidak akan pernah tinggal diam."

Dengan kata lain, agama, Islam, Arabisme, adalah diatas segalanya bagi mereka. Melebihi nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri. Darah, nyawa, caci maki, hujatan kafir haram jaddah, menjadi sah bila sudah menyangkut perjuangan dalam "membela agama."

Bagi saya, itulah penyakit kekanak-kanakan. Islam menjadi berhala yang menjauhkan umatnya dari esensi nilai-nilai. Disulap menjadi pemujaan akan artefak-artefak kebudayaan, dalam hal ini Arabisme.

Mereka menyebutnya jihad. Tapi saya menyebutnya sekterianisme. Semua itu adalah ideologi. Sebuah utopia yang tak pernah berpijak di bumi. Imajinasi sosial yang berbahaya untuk kemaslahatan kemanusiaan dalam arti sesungguhnya.

Keyakinan, sesungguhnya mirip telaga bening ditengah rimba belantara. Sebuah hening yang tak pernah terusik oleh hiruk pikuk dunia. Karena keyakinan, ada didalam, bukan diluar. Tapi umat Islam, melihat Islam dalam sorak-sorai. Dalam hingar bingar karnaval sosial. Dalam yel yel para demonstran Islamiah.

Bagi saya, Tiada kemuliaan melebih nilai-nilai kemanusiaan. Dan itu Universal. Abadi sepanjang masa. Tapi agama, Islam, hanya sebuah ekspresi kebudayaan. Lahir disuatu waktu dan tempat yang bernama Arab 14 Abad silam. Sedang nilai-nilai kemanusiaan, serentak adanya begitu manusia ada. Karena nilai-nilai itu inklud dalam kesadaran batin manusia. Tanpa label tanpa klaim apa-apa.



Postingan yang Bersenggama



Comments
13 Comments

13 komentar :

  1. ini masih belum seberapa di bandingakan perjuangan para nabi saat menyebarkan agama islam

    BalasHapus
  2. penghinaan trhadap nabi.. Sama saja menginjak injak kaum muslimin d muka DUNIA...maka hr ini qt hrs brsatu mematahkan apapun yg brbau penghinaan trhadap kaum muslimin

    BalasHapus
  3. walau qt kaum muslimin minoritas di muka BUMI ini.. Tp kaum muslimin rela MATI demi AGAMA ISLAM.

    BalasHapus
  4. artikelmu gak enak dibaca mas, bagiku agamaku bagimu agamamu. coba kalo berani silahkan ngomong langsung di depan umum. Silahkan

    BalasHapus
  5. pada dasarnya ALLAH telah menghendaki apapun kejadian di alam semesta raya ini,baik yg sdh terjadi ataupun belum,esensinya di ayat kursi silahkan dimaknai dgn kepala dingin. Ya Allah hamba tiada pantas tetapi hamba tetaplah hambamu yg butuh belas kasihmu,jgn sia-sia hamba,jgn hina hamba krn telah menyakiti hatiMU dg dosa2,ya Allah sampaikanlah terimakasih hamba pada rasulullah Muhammad krn tuntunan beliau hamba dpt mengenalMU.beliau selalu memaafkan walau dicaci maki dan dilempari kotoran,beliau hanya berdoa "smoga dari keturunan mrk terlahir anak2 yg sholeh" begitu mulia hati Nabi kita tercinta Muhammad.

    BalasHapus
  6. hai umat manusia yang mau berfikir dgn sehat, cobalah kenali muhammad dari hadist shahih: saat rosullulloh dakwah di thaif beliau dilempari batu,kemudian malaikat berkata"wahai nabi akan aku angkat gunung dan kujatuhkan ke kota thaif jk engkau inginkan" tp nabi menjawab "jgn mrk melakukan itu krn tdk tahu,smg dari keturunan mrk terlahir ank2 yg sholeh"Mulia sekali rosullulloh. Marilah sodara2ku kita sholat 5 waktu brjamaah,ramaikan masjid Allah,jgn terlalu menanggapi hal2 yg tdk berguna utk akhirat kita,biarlah mrk ber-ulah dan mencari sensasi nantipun akan lelah sendiri.

    BalasHapus
  7. Agama smua tdk menyalamatkan,,, tp yg menyalamatkan yaitu Tuhan Allah yg sbg Juru selamat.

    BalasHapus
  8. Agama islam adalah agama yang paling sempurna di muka bumi ini, bahkan di luar angkasapun islam lah yang tersempurna.

    BalasHapus
  9. Bumi udh tua manusianya udah pada gak betah kali ya tinggal dibumi ini makananya pada saling bikin ulah yang mengakibatkan saling bermusuhan dan ahirnya terjadi peperangan....GO ISLAM.

    BalasHapus
  10. paparan tsb diatas sangat menggelitik sekali,tersirat bahwa agama tdk bs dicerna hanya oleh kecerdasan berfikir manusia saja,tp jg harus terfikir oleh olah rasa/batin yg tentunya telah mendapat hidayah Allah utk mengungkapkan buah fikiran yg benar2 hakiki

    BalasHapus
  11. Zzzzzz.. Postingan org stress

    BalasHapus
  12. Gak Usah bicara tentang islam kalau gak tau Apa itu Islam

    BalasHapus

Silahkan tulis komentar atau sumpah serapah anda disini.
Belum tahu cara berkomentar? klik saja DISINI